Cara Kerja Stone Crusher

Cara Kerja Stone Crusher

Jual Mesin Pemecah Batu – Batu mesin crusher alat industri atau pertambangan sering digunakan untuk kelancaran atau menggiling atau menghancurkan batu bisa mengatakan cukup besar dan juga marmer, aluminium, aspal, besi, batu bara, plastik, dan sebagainya. Mesin ini mampu menghancurkan bahan-bahan yang memiliki tekstur keras sehingga mesin lebih mudah untuk menghancurkan tersebut.dan batu ketika dalam melihat perkembangan zaman, tentu banyak hal yang diberikan dan juga pada tawaran dari banyak perusahaan yang membuat ini mesin pemecah batu. dan untuk jenis – jenis gambar mesin pemecah batu adalah.

Jual Mesin Pemecah Batu – Batu crusher dapat dibagi berdasarkan cara kerja alat ini. Menghancurkan bahan, terutama batu. Gyratory, jaw crusher, crusher rol crusher dan bekerja dengan tekanan di atas batu. Sementara dampak karya crusher menghancurkan batu dengan tabrakan pada kecepatan tinggi. General jaw crusher digunakan sebagai crusher primer sedangkan tipe produk lain yang digunakan sebagai crusher sekunder ketika hasil yang diinginkan tidak sesuai dengan crusher primer. dan dengan spesifikasi di bawah ini:

Jaw Crusher. Spesies ini adalah jenis yang paling penting yang digunakan oleh pertambangan dan kimia industri. Kekuatan dan tekanan dari alat ini juga sangat tinggi, mencapai 320 Mpa. Setiap 8 jam alat ini mampu menghasilkan hingga sepuluh kubik untuk ukuran kecil. Harga di kisaran Rp. 75 juta tergantung ukuran juga.
Gratory. Perusahaan akan memberikan harga ketika kami menghubungi perusahaan atau dengan cara chatting.

Roll Crusher. Crusher ini bekerja dengan rol rotary. Rpm nya kecepatan sedikit lebih rendah daripada crusher dampak yang berjarak sekitar 300 rpm. Dengan produksi lebih banyak kekuatan. Kerja mesin sangat dipengaruhi oleh jenis dan kualitas bahan / material, roller gigi yang akan digunakan, roda gila (fly roda), ukuran shaft. Semua ini harus disesuaikan dengan target jumlah produksi dan bahan baku. Umumnya rol crusher digunakan untuk menghancurkan bahan dengan kekerasan dan keuletan agak rendah semen, bijih tembaga, batu kapur, batu bara, dan sebagainya. Alat ini tidak bisa berdiri sendiri. Dia harus mendapatkan bantuan dari peralatan lain pada tahap sebelumnya.

Advertisements

Mesin Evaporator Vakum

Mesin Evaporator Vakum

Mesin Evaporator Vakum adalah perangkat yang berfungsi mengubah sebagian atau seluruh pelarut dari larutan cair menjadi uap. Evaporator memiliki dua prinsip dasar, untuk pertukaran panas dan uap yang terbentuk untuk memisahkan dari cairan. Evaporator umumnya terdiri dari tiga bagian, yaitu penukar panas, bagian penguapan (di mana cairan mendidih dan menguap), dan pemisah untuk memisahkan uap dari cairan dan kemudian dimasukkan ke dalam kondensor (untuk kental / kondensasi) atau peralatan lainnya.

Mesin Evaporator Vakum Hasil dari evaporator (produk yang diinginkan) biasanya dapat berupa padat atau solusi terkonsentrasi. Solusi yang menguap dapat terdiri dari beberapa komponen yang mudah menguap (volatil).
Evaporator biasanya digunakan dalam industri kimia dan industri makanan. Dalam industri kimia, misalnya, garam yang berasal dari air garam jenuh (contoh proses penyulingan) di evaporator.
Evaporator mengubah air menjadi uap, meninggalkan residu mineral dalam evaporator. Uap terkondensasi menjadi air yang telah asin.

Dalam sistem pendinginan, efek pendinginan diperoleh dari penyerapan panas oleh pendingin yang menguap dengan cepat (penguapan membutuhkan energi panas). Evaporator juga digunakan untuk menghasilkan air minum, memisahkannya dari air laut atau kontaminan lainnya.

Cara Membuat Pelet Pakan Ikan

Cara Membuat Pelet Pakan Ikan

Membuat pakan ikan (pelet) itu sendiri adalah solusi terbaik di tengah tingginya harga pakan ikan yang dihasilkan oleh tanaman. Raja jempol dalam artikel ini mencoba untuk berbagi trik bagaimana membuat mereka pakan ikan sendiri yang lebih murah dan lebih efisien. Mesin Pelet Pakan Ikan Apung

Bentuk pakan buatan untuk kebutuhan ikan untuk disesuaikan dengan kebiasaan makan dan umur ikan yang dipelihara sebagai berikut :
1. ikan umurr goreng membutuhkan 3-20 hari dari makanan dalam bentuk larutan (suspensi)
2. Benih yang berusia 20-40 hari membentuk pakan adalah tepung halus atau larutan kental (emulsi)
3. Benih usia glondongan dari 40-80 hari menghendaki makan pakan
4. besar usia glondongan 80-120 hari memerlukan bentuk remah makan
5. Ikan berusia di atas 120 hari diberi pakan pelet.

Cara Membuat Pelet Pakan Ikan

Sifat penting dari makanan buatan:
a. Kadar air harus 10% pakan pelet (pelet harus dikeringkan)
b. Bentuk pakan: berbentuk pelet, remah-remah, butiran, bubuk dan lembaran. Bentuk remah-remah, butiran dan bubuk sebenarnya berasal dari pelet yang digiling dan diayak.
c. Daya apung pakan (pelet), yang dibuat untuk mengapung ikan harus 5 menit atau lebih. Namun pakan udang harus cepat tenggelam, karena sifat udang biasa makan bawah
d. Daya tahan di dalam air, pakan ikan harus tahan lama (10 menit) tidak hancur dalam air, sedangkan untuk pakan udang harus memegang lebih 3-5 jam karena udang yang memakan mengkrikil sedikit demi sedikit.
e. Daya tarik pakan, dapat merangsang nafsu makan, aroma makanan biasanya ikan, udang makan, terasi, minyak ikan dapat merangsang nafsu makan.
Jenis-jenis bahan pakan buatan:
Ada banyak jenis bahan baku yang ada di sekitar kita protein bernilai tinggi untuk ikan, seperti tepung ikan, udang makan, kepiting tepung, tepung bekicot, tepung tulang, tepung darah, tepung ulat / kepompong, tepung cacing, tepung sorgum, kedelai tepung, daun turi tepung, daun lamtoro tepung, tepung biji kapas, daun singkong tepung, tepung terigu, dedak.
Pemilihan bahan baku:
Beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan pakan buatan bahan baku adalah: mengetahui jenis dan cara memilihnya. Berdasarkan sumber, ada dua kelompok bahan makanan untuk ikan yang bahan hewani dan nabati bahan. Dalam pembuatan pakan ikan (pelet) dari bahan baku yang digunakan harus memenuhi persyaratan, yaitu: bergizi, mudah untuk mendapatkan, mudah untuk membuat, harganya relatif murah, tidak beracun dan tidak makanan pokok bagi manusia.
Alat dan bahan:
Alat: Alat Penepung, saringan, timbangan, mixer, kompor, printer pelet, pendingin dan penyimpanan.
Bahan: tepung ikan, tepung kedelai, tepung terigu, dedak, bahan lainnya
Bahan tambahan: minyak ikan, multi vitamin, mineral, garam.
Bahan ikan pabrik pakan konten pemakan (herbivora) protein dari 20% berat 4 kg pelet.
= 1.70 kg bekatul, gandum = 1,70 kg, 0,30 kg = tepung ikan, tepung kedelai = 0,30 kg.
Bahan dalam pembuatan hewan pemakan ikan pakan (karnivora), kadar protein 40%, berat 4 kg pelet.
= 0.72 kg bekatul, gandum = 0,72kg, tepung ikan = 1,28kg, tepung kedelai = 1,28kg.
Pelet langkah manufaktur:
a. Penimbangan bahan baku (sebelum ditimbang, semua bahan baku disiapkan dalam bentuk tepung)
b. Membuat adonan dengan mencampur pelet bahan baku, aduk atau meremas-remas sambil diberi sedikit air, sampai adonan lembab (mamel). Vitamin khusus dicampur dengan bahan-bahan adonan lain setelah adonan dimasak dan dingin sehingga vitamin tidak rusak atau hilang.
c. Adonan yang telah melihat dicampur dan kompak. Adonan ini kemudian dikukus sampai matang ketika adonan tongkat menusuk tidak lengket.
d. Setelah memasak dalam kondisi hangat dan kemudian dicetak, menggunakan penggiling daging dan dipotong sepanjang 1-2 cm
e. Kering pelet atau di oven sampai (kadar air 10%) kering
f. Pelet setelah kerinbg siap untuk diberikan kepada ikan makanan dengan dosis berat -35% dari ikan, atau dikemas menggunakan kantong plastik dan kemudian dimasukkan ke dalam glangsing. Disimpang di tempat teduh.
g. Selesai sudah membuat pakan ikan sendiri.
Bagaimana jika bahan Tepung Ikan sulit untuk mendapatkan dan mahal, artikel selanjutnya akan membahas bagaimana membuat Raja ikan Thumb pengganti tepung ikan silase.

Budidaya Dan Kebutuhan Pelet Ikan Terapung

Budidaya Dan Kebutuhan Pelet Ikan Terapung

Menurut data yang diperoleh dari Divisi Pakan Ikan dan Udang asosiasi GPMT (Gabungan Pengusaha Makanan Ternak, kebutuhan pakan ikan mencapai 100 ribu ton setiap bulan. Mesin Pelet Pakan Ikan Apung Melihat besarnya kebutuhan pakan ikan tersebut, tidak salah rasanya jika prospek usaha pakan ikan akan semakin menjanjikan. Mesin Pelet Pakan Ikan Apung

Namun sayang, sebagian besar pemenuhan pakan ikan tersebut masih dipasok pakan pabrikan atau dibuat pabrik besar yang harganya semakin hari terus meroket. Sebut saja pakan ikan lele dengan protein lebih dari 30% yang harganya mencapai Rp.7 ribu/kg. Begitu juga dengan pakan ikan mas dengan protein 25% harganya Rp.5 ribu/kg dan bawal Rp.4.500/kg. Padahal kebutuhan pakan di satu usaha budidaya ikan intensif seperti lele dengan kolam beton/fiber berukuran besar atau ikan mas di keramba jaring apung mencapai ratusan kilogram setiap hari.

Budidaya Dan Kebutuhan Pelet Ikan Terapung

Melihat besarnya kebutuhan pakan ikan dan mahalnya harga pakan ikan pabrikan membuat usaha pembuatan pakan curah skala industri rumahan dinilai cukup menjanjikan dan dijadikan sebagai “dewa penolong” bagi petani ikan diberbagai sentra budidaya ikan. Usaha pakan curah skala industri rumahan cukup prospektif, selama mampu menjamin ketersediaan bahan baku lokal berkualitas secara berkesinambungan, sehingga tidak tergantung pada pakan pabrikan yang masih menggunakan bahan pakan impor. Dengan menggunakan bahan baku lokal, tentu harga pakan bisa lebih murah.

Selain bahan baku pakan yang cukup melimpah, peralatan yang digunakan untuk memproduksi pakan ikan skala industri rumahan juga cukup sederhana, seperti mesin penepung yang berfungsi untuk membuat tepung dari bahan baku yang belum berbentuk tepung, mesin pengaduk sebagai wadah pencampuran dan pengadukan agar semua bahan menyatu dengan sempurna, mesin pencetak pelet, mesin pengering dan mesin jahit karung. Tak ayal dengan bahan baku lokal dan peralatan yang sederhana, maklum jika modal yang diperlukan untuk memulai usaha pembuatan pakan curah rumahan kurang dari Rp.50 juta.

Dengan bahan baku lokal yang terjangkau, dan mesin yang sedrhana, tentu pekerjaan membuat pakan juga sederhana. Hanya menggunakan mesin pencetak pelet mampu menghasilkan sekitar satu ton pakan ikan setiap harinya. Sedangkan untuk pencampuran dilakukan secara manual dengan bantuan sekop dan alas plastik. Bahkan bagi pemula, pembuatan pakan bisa dilakukan menggunakan mesin penggiling mie yang kemudian dipotong-potong secara manual, namun bahan baku harus dicampur bahan pengikat lebih banyak baik berupa tepung tapioka maupun minyak. Dari serangkaian penjelasan tersebut, tidak heran jika harga pakan industri rumahan bisa dijual dengan harga Rp.3.500-4.000/kg.

Mudah dan Murah

Indonesia memiliki sumber bahan baku pakan yang cukup melimpah, seperti jagung yang sempat mencapai swasembada sebagai sumber energi dalam pakan ikan, dedak padi yang dapat diperoleh dari sisa penggilingan padi sebagai sumber serat, dan sumber protein yang bisa diperoleh dari gilingan ikan yang banyak diperoleh baik di darat maupun laut serta tepung singkong/tapioka yang mudah diperoleh sebagai pengikat pakan pada proses pembuatan pelet. Selain itu, tepung udang, tepung bekicot, tepung darah, tepung kedelai, tepung tulang, bungkil kelapa, ampas tahu, juga bisa digunakan sebagai bahan baku pakan. Bahan daun lamtoro, hingga sampah restoran dan rumah tangga juga bisa digunakan sebagai bahan campuran pakan. Adapun kisaran bahan baku pakan mulai Rp.1.500 untuk dedak hingga Rp.3.200 untuk tepung ikan buatan sendiri dari ikan rucah (berbagai macam jenis ikan yang tidak layak jual).

Kendala

Kendala utama di usaha pembuatan pakan ikan skala industri rumahan adalah menjaga kualitas bahan baku dan kontinuitasnya. Pakan pabrikan saja yang masih menggunakan bahan baku impor bisa turun kualitasnya karena salah satu bahan baku yang kualitasnya beda dari biasanya. Jika demikin, dalam waktu satu minggu petani ikan langsung akan mengetahui pakan yang digunakan jelek kualitasnya dari nafsu makan ikan dan daging yang dihasilkan dari pakan yang telah diberikannya.

Selain itu, petani ikan mengeluhkan sulitnya pemasaran di awal usahanya lantaran sebagian besar petani ikan sudah terdoktrin bahwa pakan pabrikan bermerek lebih bagus kualitasnya dari pakan curah industri rumahan. Selama menjaga kualitas dan kontinuitas bahan baku, serta menyasar petani ikan langsung, masih ada peluang di usaha pembuatan pakan skala industri rumahan ini.

Jenis Pakan

Ada beberapa bentuk pakan yang bisa diproduksi baik pabrik pakan maupun industri skala rumahan. Pakan berupa tepung yang biasanya untuk pakan benih ikan, pelet (padatan tepung yang dibentuk silinder kecil), crumble (bentuk pelet yang dihancurkan kasar) utnuk pakan masa pembesaran. Ukuran pelet pun bervariasi mulai dari 3, 4, 5 mm.

Sedangkan tipe pakan ada yang berupa moist (pasta) yang mudah dibentuk sewaktu diberikan pada ikan dan dry (kering). Namun dari beberapa jenis pakan, pelet dianggap paling pas untuk pakan ikan paling efisien karena kemudahan dalam penyimpanan (stok) dan pemberiannya pada ikan. Kebutuhan terbanyak pakan ikan adalah dalam bentuk pelet karena yang tepung hanya digunakan oleh benih yang jumlahnya sangat kecil dibandingkan ikan besar.

Sementara itu, berdasarkan densitasnya, pakan pelet ada yang terapung dan tenggelam. Pelet apung biasanya diberikan pada ikan yang responsif maupun untuk budidaya ikan intensif seperti lele dan ikan mas. Sedangkan pakan tenggelam cocok diberikan pada ikan yang tenag dan bukan budidaya intensif seperti udang windu dan gurame. Namun pelet apung dianggap paling efisien karena dapat diketahui jumlah pakan yang dikonsumsi ikan sehingga bisa meningkatkan efisiensi pakan. Karena itu  pula harga pelet apung biasanya lebih mahal dari pelet tenggelam.

Pemasaran

Pasar pakan ikan antara industri rumahan dengan industri pabrikan tentu berbeda. Pembudidaya ikan intensif sudah dipastikan hanya akan menggunakan pakan pabrikan untuk mengejar tingkat efisiensi pakan yang bisa dicapai dengan menggunakan bahan baku berkualitas yang masih impor dan pengolahan pakan dengan teknologi tinggi, bukan dengan mesin sederhana. Sedangkan untuk pakan curah rumahan pasarnya petani ikan tradisional di sentra-sentra pembudidaya ikan.

Agar tidak kalah saing dengan pakan pabrikan maka harga jual pakan harus lebih murah dengan kualitas mendekati pakan pabrikan. Selain itu menjual pakan pada petani akan memotong mata rantai distribusi barang seperti yang dilakukan pabrik pakan yang menjual pakan melalui distributor-agen-koperasi-petani. Langkah ini dilakukan agar untung yang diperoleh lebih besar dan harga jual lebih murah.

Misal saja harga pakan pelet apung buatan pabrikan mulai dari Rp.5-7 ribu/kg sedangkan pakan tenggelam yang umumnya dibuat industri rumahan dijual Rp.3-4 ribu/kg. Untuk menghasilkan pelet apung diperlukan mesin truder (mesin pelet basah) dan bahan baku dipanaskan (steam) pada suhu 90 derajat, sedangkan pelet tenggelam cukup menggunakan mesin pelet kering.

Tingkat kebutuhan protein ikan tawar pada umumnya 26-30% sedangkan untuk pakan ikan laut kadar protein yang dubutuhkan sekitar 47-53%. Sementara itu, tingkat efisiensi pakan yang dihasilkan pakan skala rumahan sekitar 2:1, yakni dari 2 kg pakan yang dikonsumsi akan menghasilkan 1 kg daging di akhir masa panen untuk ikan mas dan 1 kg pakan yang diberikan pada ikan bawal akan menghasilkan daging 0,7 kg saat panen (1:0,7).

Sementara itu, tingkat efisiensi pakan pelet lele bisa mencapai tingkat efisiensi 1:1, yakni dari 1 kg pakan yang diberikan akan menghasilkan 1kg daging saat panen. Pada dasarnya setiap jenis ikan membutuhkan nutrisi yang berbeda, demikian juga teknik pemeliharaan akan sangat mempengaruhi pelet yang harus dipergunakan. Bila hal tersebut tidak terpenuhi, akan sulit bagi pembudidaya mendapatkan efisiensi yang baik.

Nilai efisiensi pakan bisa tercapai apabila kebutuhan protein ikan mampu tercukupi dari suplai pakan yang diberikan. Nah, untuk mencari kebutuhan protein ikan bisa diketahui dari data yang dilangsir oleh National Research council (NRC), yakni badan riset internasional yang merilis hasil penelitian pada publik tentang cara penghitungan kebutuhan nutrisi pakan ikan yang diperoleh dari perkalian persentase bahan baku dengan kadar protein yang terkandung pada bahan baku yang kemudian dijumlahkan. Selain itu, pengujian kadar protein juga bisa dilakukan melalui uji nutrisi pakan di laboratorium ilmu nutrisi.

Cara Kerja Mesin Cetak Batako

Cara Kerja Mesin Cetak Batako

Jual Mesin Cetak Batako – Jenis mesin ini bisa dibilang yang paling moderen dari dua jenis di bawah karena prosesnya sudah hampir semua dengan sistem mesin, sekalipun terkadang ada yang masih semi otomatis pada eletric controlnya. Jual Mesin Cetak Batako Adapun spesifikasi lainnya seperti pada wadah mixer pengaduk yang berukuran 150 cm dengan tinggi 60 cm, denganpallet transfer dan top vibrator sama yaitu 2 HP, sedang untuk bootom-nya 2 x 7,5 HP. Sedang untuk spesifikasi hydrolic pumpnya sama dengan yang semi, yaitu 5,5 HP. Dan masih banyak lagi bagian lainnya yang tidak bisa saya jelaskan karena ini hanya perkiraan umum, misalnya juga pada elctromotornya bisa mencapai 10 HP dan sebagainya. Jual Mesin Cetak Batako

Untuk konstruksi mesin biasanya hampir sama dengan yang semi, yaitu sudah menggunakan Utama Mild Steel UNP 150 dan karena sudah otomatis tentunya input pallet sudah tidak manual lagi. Biasanya mesin Paving dengan Model Holland Dish sudah bisa memproduksi sekitar 15.000 biji per 8 jam produksi. Sedang yang mesin Batako Model Hollow Block sekitar 7000 per 8 jam kerja produksi.

Nah, di bawah ini spesifikasinya lain lagi karena jauh lebih moderen. Dari tempilan jauh terlihat lebih kokoh

Adapun spesifikasinya bisa berikut ini : Paving Stone ukuran 10.5x21x6 cm ,dan untuk 1 x cetak mencapai 12 biji . Dengan hitungan bahwa delapan jam kerja = 12 × 700 palet sama dengan 8400 paving . (1m2=44pcs) = 199 M2 . Adapun untuk pembuatan atau produksi batako ukuran 10 x 20 x 40 cm, 1 x cetak mencapai 6 batako sekaligus dengan hitungan 8 (delapan) jam kerja = 6 x 700 palet sama dengan 4200 biji. Untuk spesifikasi produk bisa anda pelajari langsung dari proposal penawarannya karena banyaknya bagian-bagian yang harus diterangkan lebih rinci.

2.  Mesin Paving Block Semi-Otomatis

CARA : Mesin Paving Block – Batako (Otomatis – Hidrolik, Manual)
Jenis ini biasanya sudah menggunakan hidrolis dan vibrator. Dan untuk yang kualitas baik biasanya sudah bisa memproduksi atau membuat paving ataupun batako hingga 12000 buah dalam sehari penuh sehingga lebih memperlancar bisnis anda.Dan pada umumnya untuk satu alat semacam ini sudah bisa dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis material bangunan, seperti batako/bataco, topi uskup, segi enam, canstin/kanstin, griss block, dan paving itu sendiri. Sehingga dengan demikian kita bisa mengatakan kalau alat ini serbaguna atau multifungsi dengan hanya satu mesin saja.

Adapun harga untuk mesin paving berjenis semi otomatis ini biasanya dibandrol dengan harga sekitar Rp. 195.000.000 (Tergantung penawaran dan spesifikasi bahan dalam alat ini) tapi kami juga menemukan yang seharga Rp.240.000.000 yang ditawarkan . Untuk yang produksi surabaya biasanya spesifikasinya sudah menggunakan Vibrator atas 2Hp, sedang Vibrator bagian bawah 5.5hp, serta untuk yang bagian bucketnya menggunakan brand ADK 2hp. Dan terkhusus pada conveyor motor menggunakan merk ADK 3hp. Jika anda ingin mempertimbangkan ukuran mixer atau pengaduk bahannya kami sarankan juga yang berdiameter kira kira 120 x 50 cm untuk menghasilkan hingga 8000 biji batako atau paving dalam sehari.

3.  Mesin Paving Block – Batako Manual
mesin batako

Dipasaran kami menemukan harga minimal Rp. 15 juta. dengan tampilan seperti yang telah diposting oleh graha mesin. Mengenaik sepesifikasinya tidak jauh berbeda dengan produksi pabrikan lainnya. Dan untuk yang masuk kategori semi manual kami juga mendapatkan yang seharga Rp. 68.000.000 yang mungkin masih bisa turun kalau menghubungi langsung

Untuk jenis ini mungkin sangat cocok bagi anda yang mau buka usaha baru dengan pelanggan yang masih minim sebab kapasitas produksinya dalam sehari di kisaran 800 hingga 1000. Jadi sangat enteng untuk penjualannya. Dan adapun mengenai mesinnya biasanya menggunakan diesel dengan 8 HP / Dinamo 3 HP. Sedangkan bila tempat anda tidak terlalu luas juga sangat membantu proses buat karena ukurannya masih kira-kira 1000 x 900 x 2000. Dan adapun yang penting juga diperhatikan adalah material strukturnya apakah menggunakan baja atau besi biasa, kalau yang sudah menggunakan baja biasanya yang jenis Mild Steel UNP. Serta dalam pengoperasiannya juga umumnya dengan gravitasi drop dan vibrasi.

Mesin Pertanian

Mesin Pertanian

Mesin Pertanian Dikutip dari bisniscom – Terbatasnya pasokan  mesin dan alat pertanian yang kebutuhannya diperkirakan meningkat sekitar 20% setiap tahun memicu industri kecil dan menengah untuk menggenjot produksi sehingga masalah pangan nasional dapat teratasi. Mesin Pertanian Astu Unadi, Mesin Pertanian Kepala Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Kementerian Pertanian, menuturkan ketersediaan alat dan mesin pertanian menjadi salah satu faktor pendorong tercapainya swasembada pangan nasional. “Saat ini ketersediaan alat dan mesin pertanian dengan kebutuhan masih timpang,” ujarnya pada Peer Discussion Group VII di Kementerian Perindustrian, Kamis (4/4). Dia mencontohkan perbandingan antara kebutuhan traktor R2 sebanyak 400.161 unit dengan pasokannya 178.663 masih timpang yakni mencapai 44,65%. Adapun, rasio ketersediaan pompa air mencapai 64% dengan kebutuhan mencapai 320.129 unit. Pihaknya merekomendasikan beberapa kebijakan terkait kebutuhan alat dan mesin pertanian bagi program swasembada pangan berkelanjutan hingga 2014 bagi lima komoditas utama yakni beras, jagung, kedelai, gula, dan daging. “Mekanisasi pertanian menjadi kebutuhan utama bagi petani dalam mengelola usahanya,” katanya. Menurunnya minat generasi muda untuk bekerja di sektor pertanian dengan teknologi sederhana, lanjutnya, membuka peluang penggunaan teknologi mekanisasi pertanian yang mendorong tumbuhnya industri alat dan mesin pertanian lokal. (if)

SMKN 3 BOY Juara Bertahan Lomba Bola Voli Tingkat SLTA Se-Ekskarisidenan KEDIRI

SMKN 3 BOY Juara Bertahan Lomba Bola Voli Tingkat SLTA Se-Ekskarisidenan KEDIRI

Dalam rangka Dies Natalis Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri yang ke-36 Tahun 2012, salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah lomba bola voli tingkat SLTA se-eks karesidenan Kediri  untuk kategori pemain putra dan putri yang dilaksanakan di GOR Jayabaya Kediri mulai tanggal 20 s.d. 24 Maret 2012. Lomba bola voli ini diikuti oleh 23 tim putra dan 19 tim putri. Omicron Trophy

Seperti mengulang kisah kesuksesan pada tahun 2011 (pada saat itu sebagai Juara 1 yang pada saat  final juga melawan SMAN 1 Kandat Kediri), tim bola voli asuhan Drs. Omicron Trophy Hery Sumastono tersebut dengan perjuangan yang luar biasa khususnya pada saat final melawan SMAN 1 Kandat Kediri akhirnya menjadi juara 1 sehingga berhak untuk mendapatkan Piala Bergilir, Piala tetap, dan dana pembinaan sebesar Rp. 1000.000,-

Pada saat final yang disaksikan langsung oleh Rektor UNP Kediri beserta staf dan juga Kepala SMKN 3 Boy, Drs. Herry Dwi Rahardjo, dkk. tersebut menggunakan sistem tiga kali kemenangan terjadi 5 kali putaran dengan hasil perolehan skor antara SMKN 3 Boy dengan SMAN 1 Kandat sebagai berikut:  22:25, 16:25, 25:20, 25:23, dan 15:10. SMKN 3 BOY Juara Bertahan Lomba Bola Voli Tingkat SLTA Se-Ekskarisidenan KEDIRI

Seluruh keluarga besar SMKN 3 Boy turut berbangga atas hasil perjuangan Tim Bola Voli Putra tersebut. Harapannya, semoga pada tahun berikutnya mampu mempertahankan gelar tersebut sehingga piala bergilirnya dapat menjadi piala tetap, tim Bola Voli Putri dapat mengikuti jejaknya, mendapatkan hasil yang sama pada saat LKS Tingkat Propinsi Jatim yang dilaksanakan pada Bulan Juni 2012 mendatang, serta semangat juang dan berprestasinya dapat memotivasi pada ajang kejuaraan bidang akademik maupun non akademik lainnya.

SMKN3Boy Berprestasi…SMKN3Boy Bisa!…

Selamat Datang di Wordpress Saya